Fungsi Dan Komponen Kamera CCTV – CCTV (Closed Circuit Television) merupakan alat sistem pengawas yang menggunakan kamera untuk mengambil gambar atau vidio di tempat terntentu yang dalam sistem pengawasan tidak terbatas. Pada umumnya kamera CCTV di transmisikan hanya dengan tujuan tertentu yang bersifat tertutup atau rahasi. Dalam penggunaan kamera CCTV untuk bertujuan memantau kegiatan yang sedang di lakukan, ataupun sebagai alat yang berfungsi untuk melihat hal yang sedang terjadi di daerah pantauan CCTV.

Baca juga:
Memahami IP Camera Atau Network Camera

Komponen utama sistem CCTV

Kamera CCTV

Kamera CCTV

Jenis kamera yang digunakan dalam sistem CCTV merupakan kamera yang telah dirancang khusus agar mudah dipasang dimanapun dan tahan dengan kondisi sekitar objek yang diawasi. Fungsi :Kamera merupakan komponen yang berdekatan langsung dengan objek yang akan diawasi, dimana kamera akan menerima informasi objek yang diawasi dan meneresukan informasi ke DVR untuk diolah lebih lanjut.

Kabel Khusus CCTV

Kabel Khusus CCTV

Penggunaan kabel pada jaringan sistem CCTV menggunakan kabel khusus jenis coaxial tapi yang telah dilengkapi dengan kabel power yang fungsinya untuk mensupply listrik ke perangkat kamera CCTV agar kita bisa memberi power secara terpusat dan mendistribusikan ke setiap kamera CCTV menggunakan kabel husus (Kabel Data + Power) atau yang sering dikenal dengan kabel RG-59.

Power Supply Khusus CCTV

Power Supply Khusus CCTV

Jika kamu menggunakan kabel khusus untuk CCTV (RG-59) dimana telah disediakan kabel power, maka kamu bisa menggunakan power supply secara terpusat agar lebih mudah dalam pengelolaan dan perbaikan. Fungsi utama power supply adalam memberi aliran listrik tegangan DC 12v untuk menghidupkan CCTV yang terpasang. Jadi kamu hanya perlu 1 power supply khusus CCTV untuk menyelakan 4–16 buah CCTV yang terpasang.

DVR (Digital Video Recorder)

DVR (Digital Video Recorder)

Semua kamera CCTV yang terpasang akan mampir(dikoneksikan) dulu ke DVR ,DVR merupakan otak/pusat dari sistem CCTV(boleh juga disebut sebagai CPU/Komputer nya sistem CCTV)
Fungsi DVR:DVR berfungsi mebagai pengolah Informasi yang diterima dari kamera cctv dan sensor untuk disimpan pada storage (HDD,NAS atau Cloud) atau untuk diteruskan ke sistem monitoring secara digital ataupun analog.
Informasi yang telah tersimpan pada media storage/penyimpan bisa suatu saat diputar ulang untuk melihat kejadian yang telah berlalu.

Media Penyimpan/Storage/Harddisk (HDD,SSD,NAS,Cloud) Khusus CCTV

Media Penyimpan/Storage/Harddisk (HDD,SSD,NAS,Cloud) Khusus CCTV

Informasi kejadian yang diterima oleh DVR yang bersumber dari sensor dan kamera CCTV akan diolah dan disimpan dalam media penyimpan (Harddisk,NAS,Cloud)dengan format tertentu dengan tujuan agar nantinya kejadian lampau bisa diputar ulang dan dilihat sebagai bahan observasi.
Fungsi Storage:Media penyimpan atau storage device yang bisa berupa HDD,SSD,NAS ataupun Cloud storage diperlukan oleh DVR untuk menyimpan informasi yang berasal dari kamera cctv dan sensor yang telah diproses.

UPS (Uninterruptible Power Supply)

UPS (Uninterruptible Power Supply)

Fungi utama dari UPS adalah untuk menjaga sistem CCTV tetap hidup saat terjadi mati lampu /listrik tidak stabil,UPS telah dilengkapi dengan baterai dan inverter yang mampu menghasilkan listrik saat terjadi mati lampu,namun UPS hanya mampu menahan dalam waktu tertentu yang lamanya ditentukan dari daya UPS dan daya pemakaian sistem CCTV itu sendiri.

CCTV Terkecil, Kamera Mikroskop – Kamera pada dasarnya yang anda ketahui pastinya memiliki ukuran yang normal, namu saat ini telah ada  yang yang kecil dan sangat berguna. Kamera terkecil ini bisa juga di sebut dengan kamera intip, kamera intip tersebut memiliki desain super kecil dengan ukuran diameter sekitar 8.5 MM. Meskipun di mensinya kecil, namum kualitas kerjanya tidak lah di ragukan. Berikut beberapa hal yang dapat di berikan pada kamera kecil ini.

Baca juga: Pengertian IP Camera

Bisa di Streaming dari Gadget
Cctv terkecil model kamera mikroskop ini, kamu bisa melakukan live streaming dengan koneksi wifi. Kegiatan pengamatan jadi makin mudah dan sederhana.

Dilengkapi dengan 6 LED
Kamera mikroskop mini ini dilengkapi dengan 6 buah LED yang terang. Dengan begitu juga akan menambah kemudahan dalam perekaman dan pengamatan, tanpa takut gelap lagi.

Resolusi Cukup Tinggi
Disamping itu, CCTV terkecil ini juga memiliki resolusi yang cukup tinggi. Untuk video memiliki resolusi sebesar 720p. sedangkan untuk kameranya dibekali lensa 2 MP. Hasil pemantauan jadi makin bening dan lebih jelas.

Specifications :
Wi-fi:
1.Network Standard: IEEE 802.11 b/g/n
2.Antenna: Built-in IPEX antenna
3.Operating Frequency: 2.4GHZ
4.Date Rate: 802.11 a/b/g/n: up to 150Mbps
Camera:
1.Diameter : 8.5mm
2.Shaft Diameter: 7.6mm
3.Sensor: 2.0 Mega pixels CMOS
4.Resolution: 800×600, 1024×768,1280×720
5.Viewing angle: 60 degree
6.Depth of Field: 60mm — 100mm
7.Light Source: 6 adjustable high-intensity LED
Other:
1.LED Flash light: 1W CREE LED
2.Operating Temperature: 32degree to 113degree F (0 – 45degree C)
3.Power Source: 4*AA battery (not included)
4.Max battery life: 2-4 hours
5.Certifications: CE FCC RoHS

Jenis Kamera CCTV Paling Sering Di Gunakan – CCTV merupakan alat yang sering di gunakan sebagai pengawasan yang banyak di temui berbagai tempat umum, seperti di Bank, Perusahaan, Kantor, Rumah dan lain sebagainya. Dalam membeli kamera CCTV hal terpenting yang harus di ketahui merupakan jenis-jenis kamera CCTV itu sendiri. Pada dasarnya CCTV memiliki banyak jenis, dan masing-masing jenis CCTV tersebut mempunyai karakteristik tersendiri yang harus anda ketahui. Jika anda salah dalam memilih kamera CCTV, anda akan mendapatkan CCTV yang kurang bagus untuk di gunakan.
Berikut nerupakan jenis CCTV yang sering du gunakan.

Baca juga: 

PTZ Camera

PTZ Camera

PTZ atau yang dikenal dengan PAN, TILT, ZOOM adalah jenis kamera pengawas yang paling banyak digunakan di bank. PAN merupakan kemampuan pada kamera pengawas yang bisa bergerak, baik ke kanan maupun ke kiri. TILT sendiri merupakan kemampuan kamera yang memungkinkan kamera pengawas bisa bergerak ke arah atas dan bawah. Sedangkan ZOOM adalah kemampuan kamera pengawas yang bisa memperbesar gambar hingga berkali lipat. Kamera ini bisa berputar secara otomatis ataupun manual dengan bantuan controller.

Bullet Camera

Kamera Bullet

Jenis CCTV yang ini mungkin sudah sering kamu lihat di tempat-tempat umum. Dalam penggunaannya, kamera ini dapat digunakan di luar ruangan ataupun di dalam ruangan. Keunggulan yang dimiliki jenis kamera ini merupakan dapat tahan terhadap air. Umumnya, bullet camera banyak dipasang di dinding ataupun langit-langit rumah. Jenis kamera ini tidak di desain dengan adanya tilt, pan atau zoom. Karena pada dasarnya, kamera pengawas ini digunakan untuk menangkan obyek pada arah yang tidak berubah atau tetap.

 

Box Camera

Kamera CCTV Box

Jenis kamera CCTV ini memiliki kemampuan zoom yang sangat bagus. Penempatannya sendiri biasanya akan dipasang di bidang yang vertikal. Kekurangan yang dimiliki jenis kamera ini merupakan sangat membutuhkan pencahayaan agar bisa menangkan suatu obyek dengan baik dan jelas. Keunggulannya memakai infrared dengan tambahan beberapa alat yang mengoptimalkan kinerjanya. Kinerja kamera ini akan menjadi lebih unggul apabila ada housing kamera.

Dome Camera

Dome Camera

 

Di beri nama dome karena mempunyai bentuk yang hampir sama dengan bentuk kubah. Tujuan dari bentuk kamera ini sendiri agar arah kamera tidak terdeteksi namun terlihat oleh mata. Jenis Dome kamera yang banyak dijual di pasaran adalah fix camera, yaitu kamera yang sistem kerjanya hanya dapat mengarah ke satu arah saja. Di pasaran, tidak sedikit dome kamera yang dapat diputar dengan cepat atau yang dikenal dengan nama speed dome.

Daftar CCTV Tercanggih Di Dunia – Saat ini CCTV sudah tidak asing lagi keberadaan di sekitar kita. Di tempat-tempat umum telah banyak di pasang CCTV untuk menggetahui berbagai macam hal yang terjadi. Tidak sedikut pula masyarakat yang banyak memasang CCTV di sekitar daerah rumahnya. Masyarakat telah sadar dengan manfaat penggunaaan kamera CCTV.

Permintaan kamera CCTV yang semakin meningkat di imbangi juga perkembangan kamere CCTV yang cukup pesat. Sudah banyak perusahaan CCTV yang berbagi inovasi dalam perkembagan kebutuhan pasar. Sederetan CCTV canggih juga telah di ciptakan untuk mengatasi berbagai masalah yang biasa di alami oleh orang-orang. Berikut merupakan CCTV yang tercanggih di dunia.

Baca juga:

Motion Track Web Camera

Motion Track Web Camera

Kamera ini memiliki fitur motion tracking atau dapat mengikuti gerak benda. Teknologi yang ada pada motion track web camera menjadikannya sangat memungkinkan untuk dijadikan kamera pengintai. Teknologi yang dipasang memungkinkan kamera untuk mengikuti pergerakan seseorang ataupun benda. Kamera ini dapat mengirim email kepada pengguna untuk memberitahukan adanya seseorang dalam ruangan. Anda juga dapat melihat situasi di dalam ruangan melalui perangkat digital anda. Tidak peduli dimanapun anda, namun komputer yang terhubung dengan kamera ini harus selalu menyala. Kamera ini dapat bergerak 180° untuk berputar ke kanan dan kiri serta 60° untuk bergerak ke atas.Teknologi yang dimiliki motion track web camera sangat canggih, namun harga yang dibaderol untuk satu unit hanya sekitar US$ 89,95.

Smart IP Camera

Smart IP Camera

Teknologi yang ada pada Smart IP Camera dengan resolusi 4K Full HD yang memiliki banyak kemampuan canggih, mulai dari mendeteksi jenis kelamin hingga plat nomor kendaraan. Kamera ini dilengkapi dengan teknologi face analyst, yang mana mampu membedakan orang yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Fitur yang dimiliki juga mampu memperkirakan usia orang tersebut, sehingga ciri-ciri fisik seseorang dapat dikehui dengan lebih lengkap. Kamera ini juga memiliki fitur Licence Plate Recognition, sehingga memiliki kemampuan untuk membaca plat nomor kendaraan.Kamera ini dapat mengetahui informasi mengenai nomor polisi kendaraan yang ditangkap meskipun laju kendaraan mencapai 200 kilometer perjam.

Jenis Kamera CCTV Dan Fungsinya – Sekarang telah semakin berkembangnya jaman, banyak orang telah menggunakan di sekitar lingkungannya, mau itu di dalam rumah,halaman ruah, tempat usaha, dan di jalanan. Karna dalam memasang CCTV dapat melihat rekaman sebagai bukti di mana bila terjadi kejahatan, kemalingan dan kecelakaan yang tidak di inginkan.

Untuk mendapatkan CCTV bukan lah hal yang rumit, karna sekarang sudah banyak usahan yang menjual CCTV. Namu di pasaran CCTV banyak di jual dengan berbagai jenis, sebab harganya yang relatif tidak terlalu mahal dan cukup banyak di padukan dengan pandangan terhadap ruangan. Berikut mengenai beberapa jenis kamera CCTV dan fungsinya:

Baca juga

Komponen Instalasi Kamera CCTV

Kamera CCTV PTZ

Kamera CCTV PTZ

 

 

Yang di maksud dengan PTZ adalah singkatan dari PAN TILT ZOOM. PAN adalah kemampuan kamera untuk bergerak ke kiri dan ke kanan, TILT adalah kemampuan kamera untuk bergerak ke atas dan kebawah, sedangkan ZOOM adalah kemampuan kamera untuk memperbesar gambar hingga beberapa kali lipat. Biasanya kamera jenis ini digunakan untuk memantau suatu wilayah dengan jangkauan yang luas seperti di Bandara atau area parkir outdoor dan lapangan misalnya. Jenis kamera ini mempermudah pengawas cctv dalam memonitor areanya hanya dengan menggunakan 1 kamera, karena kamera PTZ ini bisa di set untuk memutar secara otomatis atau di kendalikan secara manual melalui controller.

Kamera CCTV Bullet

Kamera CCTV Bullet

Bullet camera ini dari segi lensa tidak jauh berbeda dengan dome, hanya bentuknya saja yang berbeda, biasanya lebih banyak di posisikan di luar ruangan ketimbang di dalam. Jenis kamera ini karena bisa juga di pasang di luar ruangan memiliki kelebihan tahan air. Bullet kamera dipasang di dinding atau langit-langit, kamera jenis ini merupakan kamera tipe fix dengan tujuan menangkap gambar dari area yang tetap terus menerus dan tidak dirancang untuk memiliki pan / tilt / zoom control, meskipun bisa saja dengan menggunakan alat tambahan.

Kamera CCTV Box

Kamera CCTV Box

Kelebihan dari kamera jenis ini adalah lensanya memiliki kemampuan ZOOM, biasa di posisikan pada pada bidang vertikal, kekurangannnya adalah kamera jenis ini membutuhkan pencahayaan yang cukup agar dapat menangkap gambar dengan jelas atau dapat menggunakan infrared dengan alat tambahan dan akan lebih baik lagi apabila box camera dilengkapi dengan housing kamera apabila di posisikan di luar atau dalam jangkauan tangan.

 

Kamera CCTV Wireless

Kamera CCTV Wireless

Kamera jenis ini include wireless di dalamnya, bisa langsung di konfigurasi dan dikonekan ke jaringan Internet via Wifi, setelah itu selesai, video bisa langsung di akses, tapi tidak semua kamera CCTV wireless ini berbasis IP , ada beberapa dari jenis kamera ini bisa juga menggunakan model alternatif lain dalam transmisi data.

Kamera CCTV HD (High Definition)

Kamera CCTV HD (High Definition)

Dalam hal bentuk, kamera ini bisa berupa apa saja baik itu camera indoor maupun outdoor, yang dimaksud HD disini lebih kepada kualitas gambar dari kamera tersebut. Tentu saja kamera dengan spesifikasi HD, kualitas gambarnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Komponen Instalasi Kamera CCTV – Sistem konvensional dengan VCR(Video Cassete Recorder) pada awalnya gambar dari kamera CCTV hanya dikirim melalui kabel ke sebuah ruang monitor tertentu dan dibutuhkan pengawasan secara langsung oleh operator/petugas keamanan dengan resolusi gambar yang masih rendah yaitu 1 image per 12,8 seconds.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, banyak kamera CCTV yang menggunakan sistem teknologi yang modern. Sistem kamera CCTV digital saat ini dapat dioperasikan maupun di kontrol melalui Personal Komputer atau Telephone genggam, serta dapat domonitor dari mana saja dan kapan saja selama komunikasi dengan internet maupun akses GPRS.

Pembuatan sistem CCTV sangat sederhana bila sebelumnya anda memiliki peralatan, bahan, dan panduan pembuatannya. Berikut ini akan disajikan perasalan atau meterial yang diperlukan dalam pembuatan CCTV.

  1. BNC (Bayonet Neill Concelman) connector adalah tipe konektor RF yang pada umumnya dipasang pada ujung kabel coaxial, sebagai penghubung dengan kamera CCTV dan alat perekam (DVR) maupun secara langsung ke monitor CCTV.
  2. Kabel Coaxial merupakan sebuah jenis kabel yang biasa digunakan untuk mengirimkan sinyal video dari kamera CCTV ke monitor. Ada beberapa tipe kabel coaxial yaitu : RG-59, RG-6 dan RG-11. Penggolongannya berdasarkan diameter kabel dan jarak maksimum yang direkomendasikan.
  3. Peralatan Crimp kabel coaxial digunakan sebagai alat bantu untuk memasang konektor BNC pada kabel coaxial.
  4. Kabel Power digunakan untuk memasok tegangan AC (searah) 220 V ke adaptor atau power supply kamera CCTV. Biasanya tipe kabel power yang digunakan adalah NYA (2×1,5mm) maupun NYM (3×2,5mm). Instalasi kabel power ini sebaiknya juga menggunakan pipa high impact conduit.
  5. Adaptor dan power supply merupakan perangkat yang menyuplai tegangan kerja ke kamera CCTV, pada umumnya tegangan yang digunakan yaitu 12 Volt DC. Namun adapula yang menggunakan tegangan 24 Volt (AC) maupun 24 Volt (DC). Hal ini tergantung pada jenis atau tipe kamera yang digunakan.
  6. DVR (Digital Video Recorder) adalah sebuah media penyimpan hasil rekaman video yang telah terpantau oleh kamera CCTV. Besar kecilnya kapasitas penyimpanan hasil rekaman tergantung pada harddisk yang terpasang (pada umumnya 160 Gygabyte, namun adapula yang diupgrade hingga 1 Terabyte). Hasil rekaman video tersebut ada yang berformat QCIF, MPEG-4 dan avi. Dan biasanya input DVR terdiri dari 4, 8, 16 dan 32 channel kamera.
  7. Monitor CCTV ada yang masih menggunakan tabung CRT dan adapula yang menggunakan LCD. Monitor tersebut dapat menampilkan keseluruhan gambar dari kamera sesuai inputan ke DVR maupun Multiplexser. Tampilan kamera-kamera dapat dilihat pada monitor dengan pembagian yang berbeda (satu tampilan kamera, matrik 2×2, matrik 3×3 dan matrik 4×4).Setelah anda mengetahui peralatan atau material yang telah disebutkan, di bawah ini merupakan gambaran sistemnya.

Pengertian IP Camera – IP camera merupakan jenis kamera video digital yang dapat digunakan untuk memantau keamanan secara langsung menggunakan internet dan dapat menyimpannya. Meskipun webcam juga dapat melakukan hal yang sama, namun istilah ”IP Camera” atau “Network Kamera” umumnya hanya dipergunakan untuk media pengawasan keamanan. IP Kamera pertama kalinya digunakan pada tahun 1996.

Kelebihan IP Camera

Keuntungan dari penggunaan IP camera ialah biayanya yang relatif sedikit. IP Camera ini berukuran kecil dan dapat tekoneksi dengan Wi-Fi Anda serta penggunaanya untuk keamanan sehingg dapat mencegah tindakan kriminal atau sebagai bukti jika terjadi sesuatu.

IP Camera dengan tipe terbaru dapat menangkap gambar sesuatu yang bergerak di depan mereka dan langsung mengirimkan notifikasi ke email Anda. IP Camera juga dapat di setting untuk merekam video. Dengan rekaman tersebut, jika ada tindakan kriminal maka akan sangat terlambat untuk pencuri tersebut mematikan kamera karena sudah terekam dan dikirim melalui email. Anda juga dapat menggunakan sticker yang menandakan adanya cctv agar mencegah tindakan kriminal.

Kelebihan IP Camera yang paling menarik ialah Anda dapat mengontrolnya dengan menggunakan aplikasi yang disatukan dengan smartphone login langsung ke kamera secara live melalui internet menggunakan aplikasi yang di disediakan produsen. Sehingga anda dapat memantaunya dimana saja dan kapan saja walaupun anda tidak berada disana.

ip camera

Macam-Macam IP Camera

IP camera terpusat : jenis IP Camera ini memerlukan pusat Network Video Recorder (NVR) agar dapat merekam video dan manajemen alarm.

IP camera desentralisasi : jenis IP kamera CCTV ini tidak memerlukan pusat NVR karena dapat menggunakan media SD Card, NAS (Network Attached Atorage), komputer atau server.

Latar Belakang dan Sejarah IP Camera

Kamera IP terpusat pertama kali dirilis pada tahun 1996 oleh Axis Communications dan dikembangkan oleh Martin Gren dan Carl-Axel Alm. IP Camera tersebut diberi nama Axis NetEye 200 dengan menggunakan web server kustom internal pada kamera. Pada akhir tahun 1999, Linux pertama kalinya digunakan untuk mengoperasikan IP kamera itu. Axis juga mengembangkannya dengan API tingkat rendah yang disebut “VAPIX”, serta dikoneksikan pada HTTP standar terbuka dan RTSP. Arsitektur terbuka ini ditujukan untuk mendapatkan pengembang dari aplikasi pihak ketiga agar menciptakan software yang kompatible untuk merekam video.

IP Camera desentralisasi yang pertama dirilis pada tahun 1999 oleh Mobotix dikombinasikan dengan sistem Linux. Sistem kamera ini tidak menggunakan lisensi software untuk dapat mengatur perekaman video serta alarmnya. Kamera IP pertama dengan analisis konten video onboard (VCA) dirilis pada tahun 2005 oleh Intellio. Kamera CCTV ini dapat mendeteksi banyak event yang berbeda, contohnya jika sesuatu barang dicuri atau dipindahkan letaknya, seseorang memasuki daerah tertentu, atau sebuah mobil yang bergerak ke arah yang berlawanan. Kamera IP tersedia dari resolusi 0,3 (VGA) hingga 29 megapiksel. Saat ini telah banyak digunakan IP kamera dengan resolusi video HD (high-definition) 720p dan 1080i dengan format widescreen 16 : 9.

Standar IP Camera

CCTV Analog menggunakan format siaran televisi seperti Common Intermediate Format (CIF), NTSC, PAL, dan SECAM. Setiap kamera IP dapat memiliki fitur dan fungsi, skema encoding video kompresi, protokol jaringan yang tersedia, dan API yang berbeda. Untuk mengatasi masalah standarisasi IP kamera ini dibentuklah dua institusi yaitu ONVIF dan PSIA. Psia didirikan oleh 20 anggota perusahaan seperti Honeywell, GE dan Cisco. Sedangkan ONVIF didirikan oleh Axis Communications, Bosch dan Sony.

Tips Dalam Memilih Jenis Kamera CCTV Sesuai Kebutuhan – Kamera CCTV banyak digunakan oleh semua kalangan masyarakat, tidak hanya untuk keperluan perusahaan, perkantoran, instansi, pertokoan namun juga untuk keperluan pribadi yang dipasangkan dalam ruangan. CCTV sangat berguna dalam membantu sistam keamanan anda. Berikut ini tips dalam menentukan jenis kamera CCTV sesuai dengan kebutuhan anda.

Sesuaikan dengan Budget Anda

Hal ini tentunya merupakan tips terbaik yang paling penting. Dengan memperhatikan budget yang anda miliki tentunya anda dapat mengatur hal mana yang terpenting dahulu. Jika anda hanya memiliki uang dalam jumlah yang minim maka pilih lah jenis kamera CCTV yang memiliki resolusi yang rendah dan harganya lebih terjangkau. Bila budget anda berlebih anda bisa memilin kamera CCTV yang lebih baik.

Berikut ini terdapat beberapa jenis kamera CCTV yang dapat anda gunakan sebagai pembanding secara kualitas menurut kondisi keuangan anda

  • 1/4″ CMOS/CCD Standart Image Quality, 380-420 TVL
  • 1/3″ CMOS/CCD high Image Quality, 480-520 TVL
  • 1/3” CMOS/CCD Very High Image Quality, 540-600 TVL
  • 1/3” CMOS/CCD Ultra High Image Quality, 650-700 TVL

Semakin tinggi TVL tentunya semakin bagus dan tajam juga hasil gambar yang disajikan oleh kamera tersebut. Yang anda perlu tahu kualitas dan resolusi gambar kamera CCTV lebih bagus dari pada alat rekam (DCR).

Beberapa merek kamera CCTV yang perlu anda ketahui

Pemakaian Outdoor atau Indoor

  • Kamera Outdoor

Kamera Outdoor

Bila kamera CCTV yang akan Anda gunakan diluar ruangan maka Anda dapat memilih kamera yang bisa mereduksi cahaya sinar matahari. Selain itu pilihlah kamera yang memiliki jumlah LED infrared le bih banyak. Ketika anda ingin membeli sebuah CCTV tanyakanlah pada penjual untuk apa anda membeli kamera CCTV tersebut, tanyakan saja jngn pernah merasa malu.

  • Kamera Indoor

Kamera Indoor

Kamera indoor terdapat banyak variasi dari pada kemera outdoor. Anda harus cermat dalam memilik jenis kamera CCTV dan anda juga harus menyesuaikan dengan ruangan yang akan anda pasang. Mungkin saja anda akan memaang di platfon, tembok, terletak secara sembunyi atau disamarkan dengan barang jenis lainnya.

  • Dome Camera

Dome Camera

Dome Camera adalah salah satu jenis kamera CCTV yang dipasang khusus pada lokasi langit-langit rumah atau platfon. Kamera jenis ini tidak bisa disatukan dengan rotator karena tidak memiliki dudukan rotator pada rotator kamera tersebut. Jika anda ingin memilih kamera jenis ini dan bisa berputar Anda dapat memilih jenis kamera ini

  • Box Camera

Box Camera

Kamera CCTV yang sau ini memimiliki keunggulan pada bagian lensa yang dapat diganti dan disesuaikan menurut kebutuhan. Dalam lensa ini terdapat berbagai pilihan ukuran lensa yang dapat kita beli secara terpisah. Semakin kecil ukuran lensa makan akan semakin lebar pada view anglenya.

Perbedaan CCTV Vs IP Camera – Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan personal maupun instansi untuk melakukan pemantauan terhadap rumah maupun aset miliknya, maka keberadaan sistem video surveillance sangatlah penting. Surveillance yaitu suatu aktifitas yang berhubungan dengan pemantauan (monitoring) area publik, kantor, rumah dan perilaku orang di lingkungan tertentu. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk tindakan preventif untuk alasan keamanan dan juga dokumentasi yang bisa dijadikan sebagai bukti otentik bila terjadi suatu kejadian yang tidak diharapkan.

Untuk mendukung sistem video surveillance, maka diperlukan perangkat yaitu kamera CCTV maupun IP camera (network camera). Dalam kesempatan ini kita akan membahas perbedaan mendasar yang berkaitan dengan kedua perangkat tersebut.

Perbedaan Berdasarkan Pengertian
CCTV singkatan dari Closed Circuit Television, yang artinya sebuah kamera CCTV analog sebenarnya bisa langsung dilihat melalui layar televisi tabung atau LCD pada umumnya. Jika ada lebih dari satu kamera, maka diperlukan perangkat tambahan seperti matrix maupun DVR untuk dapat menampilkan kamera tersebut pada sebuah layar televisi.

Contoh Instalasi Single kamera CCTV

Contoh Instalasi Kamera CCTV 4 Channel dengan DVR

IP Camera atau sering disebut sebagai network camera yaitu sebuah perangkat kamera video digital yang dapat menerima dan mengirim data melalui jaringan komputer (PC). Jadi IP Camera bisa diakses (dilihat) secara langsung melalui jaringan lokal area (LAN). Jika ada lebih dari satu IP camera, maka diperlukan switch tambahan dan untuk melihatnya kamera tersebut anda perlu menginstall program viewernya di komputer (PC) anda. Umumnya program yang disertakan dalam paket IP Camera tersebut bersifat free dan bisa menampilakan hingga 16Ch.

Contoh Instalasi Single IP Camera

Contoh Instalasi 4 Unit IP Camera

Perbedaan Berdasarkan Sensor Gambar (Image)
Sensor gambar berfungsi untuk mengubah gambar optikal menjadi sinyal elektronik. Kamera CCTV menggunakan sensor CCD (Charge Coupled Device). Dalam sensor CCD, setiap besaran pixel ditransfer melalui jumlah yang sangat terbatas dari output node (seringkali hanya satu) yang akan dikonversi ke tegangan, ter-buffer dan dikirim menuju chip sebagai sinyal analog. (terjemahan dari www.dalsa.com)

Sendor CCD

Sedangkan IP Camera menggunakan sensor CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Pada sensor CMOS, setiap besaran pixel dikonversi tersendiri ke tegangan dan sensor terdiri dari amplifier, noise-correction dan sirkuit digitalisasi sehingga output chip menjadi bit digital. Fungsi lainnya meningkatkan kompleksitas desain dan mengurangi area yang tersedia untuk menangkap cahaya.

Sensor CMOS

Perbedaan Berdasarkan Media Transmisi Sinyal Video
Seperti yang telah dijelaskan pada contoh gambar instalasi di atas. Penggunaan media transmisi sinyal video untuk implementasi kamera CCTV menggunakan kabel coaxial dengan konektornya yang disebut BNC (Bayonet Neill–Concelman). Setiap kabel coaxial memiliki karakteristik impedansi yang berbeda. Umumnya impedansi perangkat CCTV yaitu 75 ohm, maka untuk meminimalisasi kehilangan (losses) gambar video diperlukan kecermatan dalam memilih tipe kabel. Sebenarnya setiap kabel memiliki keterbatasan jarak dalam mentransmisikan sinyal video. Ada beberapa tipe kabel coaxial yaitu RG-59, RG-6 dan RG-11. Berikut ini panjang (jarak) instalasi kabel yang direkomendasika yaitu 750-1000 ft (228.6-304.8 meter) untuk RG-59, 1000 – 1500 ft (304.8-457.2 meter) untuk RG-6 dan 2000 – 2500 ft (609.6-762 meter) untuk RG-11. Rekomendasi tersebut diterbitkan oleh West Penn Technical Wire.

Pada IP Camera media transmisi sinyal video yang digunakan yaitu kabel UTP (unshielded twisted pair) dan konektor yang digunakan yaitu RJ-45. Kabel ini merupakan tulang punggung (backbone) dari Jaringan Komputer berbasis TCP/IP. Untuk implementasi IP Camera pemilihan tipe kabel UTP didasarkan pada jumlah kamera yang akan di pasang (berkaitan dengan bandwidth) dan untuk panjang kabel, jarak umum yang direkomendasikan yaitu 100 meter (328 ft). Ada beberapa tipe kabel UTP yang digunakan untuk implementasi IP camera yaitu sebagai berikut :

Cat 5/5e – Mendukung standar 100Base-T, bandwidth hingga 100Mbps dengan frekuensi 100Mhz. Kabel ini dapat juga mendukung 1000Base-T.
Cat 6 – Mendukung standar 1000 Base-T, bandwidth hingga 1000Mbps dengan frekuensi 250Mhz. Kabel ini dapat juga mendukung 10GE ​​dengan jarak yang terbatas .
Cat 6A – Mendukung standar 10G Base-T, bandwidth hingga 10Gbps dengan frekuensi 500Mhz .
Cat 7 – Mendukung standar 10G Base-T, bandwidth hingga 10Gbps dengan frekuensi 600Mhz.
Cat 7A – Mendukung standar 10G Base-T, bandwidth hingga 10Gbps dengan frekuensi 1000Mhz. Selain itu, kabel ini juga dapat mendukung 40Gbps bandwidth untuk jarak sekitar 50 meter dan 100Gbps bandwidth untuk jarak sekitar 15 meter.

Kabel UTP

Perbedaan Berdasarkan Media Penyimpanan (storage)
Aktifitas yang ditangkap (direkam) oleh kamera CCTV pada umumnya disimpan pada sebuah alat yang disebut DVR (Digital Video Recorder) dan saat ini sudah ada DVR yang mendukung Hard disk dengan kapasitas Terabytes. Sedangkan untuk IP Camera media penyimpanannya disebut NVR (Network Video Recorder). Kedua media penyimpanan tersebut umumnya menggunakan OS (Operating System) Linux. Namun dipandang dari segi fleksibilitas, IP Camera lebih memberikan banyak pilihan. Karena tanpa NVR pun kita bisa merekam aktifitas IP Camera di PC/Notebook dengan menggunakan software VMS (Video Management System) dan CMS (Central Management Software). Biasanya kalau kita membeli IP Camera made in Taiwan dalam paket tersebut telah dilengkapi dengan free software 16-32Channel viewer dan juga memiliki fungsi recording.

Digital Video Recorder (DVR)

Network Video Recorder

Central Management System (CMS)

Perbedaan Berdasarkan Resolusi Gambar (Image)
Karena kedua perangkat tersebut menggunakan sensor yang berbeda, maka untuk resolusi pun menggunakan satuan yang berbeda. Resolusi gambar adalah istilah umum yang menggambarkan detil dari sebuah gambar yang ditampilkan. Istilah ini berlaku untuk raster gambar digital, gambar film, dan jenis-jenis gambar lainnya. Semakin tinggi resolusi berarti lebih detail gambarnya. Untuk kamera CCTV analog, resolusi tergantung pada besar nilai TV Lines (TVL) dan umumnya kamera yang ada dipasaran saat ini memiliki tingkat resolusi 380, 420, 480, 520, 600 sampai dengan 700 TVL. Semakin besar nilai TVL kamera, maka kualitas gambarnya akan semakin bagus. Sedangkan IP Camera memiliki istilah tingkatan resolusi seperti QCIF (176×144), QVGA (320×240), VGA (640×480), D1/720p (1280×720), Quad-VGA (1280×960), Full HD/1080p (1920×1080) dan QXGA (2048×1536) pixel.

Mengapa Kamera IP Penting Bagi Keamanan Rumah atau Bisnis – Saat ini kamera ip atau kamera network bukanlah barang baru di Indonesia dan dengan hadirnya berbagai merek ternama membuat persaingan begitu ketat. Banyak orang beranggapan produk teknologi tersebut masih relatif mahal. Namun Edimax hadir memperkenalkan produk kamera ip dan memberikan solusi dengan harga yang kompetitif tentunya.

Belakangan ini, edimax telah bekerjasama dengan Speedy Home Monitoring (SHM). Speedy Home Monitoring memungkinkan Anda untuk menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Oleh karenanya layanan ini dapat Anda nikmati dengan menggunakan jaringan Speedy. Anda dapat mengakses hasil monitoring dari kamera Anda melalui web browser. Tidak hanya itu saja, pengaturan masing-masing IP Camera juga dapat dilakukan melalui web browser. SHM menyediakan media penyimpanan yang ditangani secara terpusat sehingga Anda hanya perlu menyediakan kamera dan tak perlu repot lagi dengan urusan penyediaan tempat penyimpanan data dan penyediaan server. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai “Alasan Mengapa Kamera IP Penting Bagi Keamanan Rumah atau Bisnis Anda” silahkan baca di sini.

Beberapa keuntungan menggunakan kamera ip :

1. Anda dapat mengakses langsung melalui internet atau mobile phone.

Yang perlu anda lakukan yaitu berlangganan internet, melakukan konfigurasi router, melakukan konfigurasi di kamera ip dan mengakses kamera ip dengan menginstal aplikasi di mobile phone atau bisa juga melalui browser. Berbeda dengan kamera analog, jika anda ingin mengakses dari internet anda perlu membeli perangkat video server atau DVR untuk dapat melihat (monitoring) kamera tersebut.

2. Anda dapat melakukan recording (merekam aktifitas) kamera ip dari rumah atau kantor.

Sebagai contoh kasus, jika anda memasang kamera ip di kantor yang telah terhubung dengan koneksi internet. Maka anda dapat merekam aktifitas kamera ip tersebut dari rumah atau sebaliknya dengan menggunakan software utilities yang terdapat dipaketnya.

3. Tempat penyimpanan (storage) untuk hasil rekaman lebih fleksibel dan aman.

Hal ini terkait dengan marak pencurian dan pembobolan sebuah rumah atau kantor, pada umumnya diikuti dengan pengrusakan kamera dan tempat penyimpanan hasil rekamannya. Namun dengan metode rekaman yang tidak tersentralisasi ini akan lebih aman karena walaupun kamera dirusak tapi rekaman pelaku maupun tidakan para pelaku kejahatan tersebut sudah terekam di tempat lain.

4. Resolusi video bisa diatur sesuai dengan kecepatan upload koneksi internet.

Salah satu hal yang masih banyak belum diketahui oleh orang awam adalah mengenai koneksi internet. Jika anda menggunakan kamera ip dan hendak mengakses via internet, maka yang anda butuhkan adalah upload speed lebih besar dari download speed. Sebagai contoh, jika anda memiliki koneksi internet dengan kecepatan 1 Mbps yang diberikan ISP, maka cek terlebih dahulu kecepatan upload dan download anda di http://speedtest.net. Untuk memasang 1 unit kamera ip dengan resolusi video 320×240, fps :15 (frame per second) dan image video menggunakan mjpeg, maka setidaknya anda memerlukan upload speed berkisar antara 100-125kbps. Untuk itu, resolusi video haruslah disesuaikan dengan seberapa besar upload speed anda. Semakin besar upload speed anda, maka semakin besar pula resolusi video yang dapat digunakan. Jika resolusi anda besar maka akan berpengaruh pada kualitas gambar rekaman dari kamera ip anda.

Semoga artikel ini bermanfaat dan akan saya lanjutkan kembali dengan materi lainnya. Jika anda ingin mengikuti training khusus untuk pemahaman mengenai teknologi surveilance khususnya kamera CCTV analog dan kamera ip, silahkan ikuti update terbaru di website ini.