Rumah CCTV

Fungsi Dan Komponen Kamera CCTV – CCTV (Closed Circuit Television) merupakan alat sistem pengawas yang menggunakan kamera untuk mengambil gambar atau vidio di tempat terntentu yang dalam sistem pengawasan tidak terbatas. Pada umumnya kamera CCTV di transmisikan hanya dengan tujuan tertentu yang bersifat tertutup atau rahasi. Dalam penggunaan kamera CCTV untuk bertujuan memantau kegiatan yang sedang di lakukan, ataupun sebagai alat yang berfungsi untuk melihat hal yang sedang terjadi di daerah pantauan CCTV.

Baca juga:
Memahami IP Camera Atau Network Camera

Komponen utama sistem CCTV

Kamera CCTV

Kamera CCTV

Jenis kamera yang digunakan dalam sistem CCTV merupakan kamera yang telah dirancang khusus agar mudah dipasang dimanapun dan tahan dengan kondisi sekitar objek yang diawasi. Fungsi :Kamera merupakan komponen yang berdekatan langsung dengan objek yang akan diawasi, dimana kamera akan menerima informasi objek yang diawasi dan meneresukan informasi ke DVR untuk diolah lebih lanjut.

Kabel Khusus CCTV

Kabel Khusus CCTV

Penggunaan kabel pada jaringan sistem CCTV menggunakan kabel khusus jenis coaxial tapi yang telah dilengkapi dengan kabel power yang fungsinya untuk mensupply listrik ke perangkat kamera CCTV agar kita bisa memberi power secara terpusat dan mendistribusikan ke setiap kamera CCTV menggunakan kabel husus (Kabel Data + Power) atau yang sering dikenal dengan kabel RG-59.

Power Supply Khusus CCTV

Power Supply Khusus CCTV

Jika kamu menggunakan kabel khusus untuk CCTV (RG-59) dimana telah disediakan kabel power, maka kamu bisa menggunakan power supply secara terpusat agar lebih mudah dalam pengelolaan dan perbaikan. Fungsi utama power supply adalam memberi aliran listrik tegangan DC 12v untuk menghidupkan CCTV yang terpasang. Jadi kamu hanya perlu 1 power supply khusus CCTV untuk menyelakan 4–16 buah CCTV yang terpasang.

DVR (Digital Video Recorder)

DVR (Digital Video Recorder)

Semua kamera CCTV yang terpasang akan mampir(dikoneksikan) dulu ke DVR ,DVR merupakan otak/pusat dari sistem CCTV(boleh juga disebut sebagai CPU/Komputer nya sistem CCTV)
Fungsi DVR:DVR berfungsi mebagai pengolah Informasi yang diterima dari kamera cctv dan sensor untuk disimpan pada storage (HDD,NAS atau Cloud) atau untuk diteruskan ke sistem monitoring secara digital ataupun analog.
Informasi yang telah tersimpan pada media storage/penyimpan bisa suatu saat diputar ulang untuk melihat kejadian yang telah berlalu.

Media Penyimpan/Storage/Harddisk (HDD,SSD,NAS,Cloud) Khusus CCTV

Media Penyimpan/Storage/Harddisk (HDD,SSD,NAS,Cloud) Khusus CCTV

Informasi kejadian yang diterima oleh DVR yang bersumber dari sensor dan kamera CCTV akan diolah dan disimpan dalam media penyimpan (Harddisk,NAS,Cloud)dengan format tertentu dengan tujuan agar nantinya kejadian lampau bisa diputar ulang dan dilihat sebagai bahan observasi.
Fungsi Storage:Media penyimpan atau storage device yang bisa berupa HDD,SSD,NAS ataupun Cloud storage diperlukan oleh DVR untuk menyimpan informasi yang berasal dari kamera cctv dan sensor yang telah diproses.

UPS (Uninterruptible Power Supply)

UPS (Uninterruptible Power Supply)

Fungi utama dari UPS adalah untuk menjaga sistem CCTV tetap hidup saat terjadi mati lampu /listrik tidak stabil,UPS telah dilengkapi dengan baterai dan inverter yang mampu menghasilkan listrik saat terjadi mati lampu,namun UPS hanya mampu menahan dalam waktu tertentu yang lamanya ditentukan dari daya UPS dan daya pemakaian sistem CCTV itu sendiri.

CCTV Terkecil, Kamera Mikroskop – Kamera pada dasarnya yang anda ketahui pastinya memiliki ukuran yang normal, namu saat ini telah ada  yang yang kecil dan sangat berguna. Kamera terkecil ini bisa juga di sebut dengan kamera intip, kamera intip tersebut memiliki desain super kecil dengan ukuran diameter sekitar 8.5 MM. Meskipun di mensinya kecil, namum kualitas kerjanya tidak lah di ragukan. Berikut beberapa hal yang dapat di berikan pada kamera kecil ini.

Baca juga: Pengertian IP Camera

Bisa di Streaming dari Gadget
Cctv terkecil model kamera mikroskop ini, kamu bisa melakukan live streaming dengan koneksi wifi. Kegiatan pengamatan jadi makin mudah dan sederhana.

Dilengkapi dengan 6 LED
Kamera mikroskop mini ini dilengkapi dengan 6 buah LED yang terang. Dengan begitu juga akan menambah kemudahan dalam perekaman dan pengamatan, tanpa takut gelap lagi.

Resolusi Cukup Tinggi
Disamping itu, CCTV terkecil ini juga memiliki resolusi yang cukup tinggi. Untuk video memiliki resolusi sebesar 720p. sedangkan untuk kameranya dibekali lensa 2 MP. Hasil pemantauan jadi makin bening dan lebih jelas.

Specifications :
Wi-fi:
1.Network Standard: IEEE 802.11 b/g/n
2.Antenna: Built-in IPEX antenna
3.Operating Frequency: 2.4GHZ
4.Date Rate: 802.11 a/b/g/n: up to 150Mbps
Camera:
1.Diameter : 8.5mm
2.Shaft Diameter: 7.6mm
3.Sensor: 2.0 Mega pixels CMOS
4.Resolution: 800×600, 1024×768,1280×720
5.Viewing angle: 60 degree
6.Depth of Field: 60mm — 100mm
7.Light Source: 6 adjustable high-intensity LED
Other:
1.LED Flash light: 1W CREE LED
2.Operating Temperature: 32degree to 113degree F (0 – 45degree C)
3.Power Source: 4*AA battery (not included)
4.Max battery life: 2-4 hours
5.Certifications: CE FCC RoHS

Hal Penting Yang Harus Di Ketahui Dalam Memasang CCTV – Sekarang sudah banyak jenis kamera CCTV yang sekarang sudah banyak di produksi. Dengan begitu banyaknya kamera CCTV dengan memiliki kegunaannya maasing-masing, mungkin akan membuat anda sedikit kebingungan dalam memilih kamera CCTV yang pantas untuk di gunakan. Namun salah satu hal yang penting dalam menggunakan CCTV, anda harus tau terlebih dahulu hal yang penting dalam pemasangan CCTV.
Baerikut hal penting yang harus di ketahui dalam memasang CCTV

Baca juga:
Jenis Kamera CCTV Dan Fungsinya

Memilih lokasi pemasangan yang tepat.

Untuk lokasi pemasangan CCTV, pastikan kamera CCTV terpasang di area yang tidak terlalu kelihatan agar keamanan kamera CCTV tersebut tidak di ketahui oleh orang lain. Dalam pemasangan CCTV jangan sampai di tempatkan berada pada daerah yang banyak mengundang perhatian orang-orang. Karna bisa saja tangan jahil dari seseorang untuk merusak kamera tersebut atau merusak kamera CCTV anda.

Kualitas dan harga kamera CCTV

Dalam pemilihan kamera CCTV, merupakan hal yang penting untuk mengetahui untuk mengetahui kulaitas kamera CCTV. Harga mahal belum tentu anda mendapatkan kamera yang sesuai dengan keinginan anda. Kualitas juga sangat perlu untuk di pertimbangkan dalam pembelian CCTV, jangan sampai harga mahal namun kualitas CCTV rendah. Maka dari itu lebih baik untuk merencanakan keperluan anda sebelum anda memasang kamera CCTV.
Kamera CCTV sekarang ini dapat ditemukan dan dijual secara online. Jika anda ingin mendapatkan kamera CCTV dengan kualitas tinggi namun dengan harga terjangkau, maka anda bisa mengunjungi toko-toko yang menjual CCTV dan mendapatkan kamera yang sesuai dengan keperluan anda. Anda juga bisa mendapatkan informasi terkini mengenai kamera pengawas CCTV dan juga berbagai hal yang berkaitan dengan CCTV sehingga dapat menambah pengetahuan anda dalam hal tersebut.

Memilih Area Pengawasan Yang Luas

Jika bermaksud memasang kamera CCTV di area sekitar rumah, pilihlah tempat yang strategis dan juga memiliki area pantau yang luas. Fungsi kamera CCTV yang mengawasi jika terjadi hal-hal tidak diinginkan dalam rumah akan lebih terasa jika area pantau cukup luas. Dari segi kualitas, anda bisa mencoba mengunjungi situs yang jual CCTV yang memiliki banyak kamera berkualitas tinggi.

Jenis Kamera CCTV Paling Sering Di Gunakan – CCTV merupakan alat yang sering di gunakan sebagai pengawasan yang banyak di temui berbagai tempat umum, seperti di Bank, Perusahaan, Kantor, Rumah dan lain sebagainya. Dalam membeli kamera CCTV hal terpenting yang harus di ketahui merupakan jenis-jenis kamera CCTV itu sendiri. Pada dasarnya CCTV memiliki banyak jenis, dan masing-masing jenis CCTV tersebut mempunyai karakteristik tersendiri yang harus anda ketahui. Jika anda salah dalam memilih kamera CCTV, anda akan mendapatkan CCTV yang kurang bagus untuk di gunakan.
Berikut nerupakan jenis CCTV yang sering du gunakan.

Baca juga: 

PTZ Camera

PTZ Camera

PTZ atau yang dikenal dengan PAN, TILT, ZOOM adalah jenis kamera pengawas yang paling banyak digunakan di bank. PAN merupakan kemampuan pada kamera pengawas yang bisa bergerak, baik ke kanan maupun ke kiri. TILT sendiri merupakan kemampuan kamera yang memungkinkan kamera pengawas bisa bergerak ke arah atas dan bawah. Sedangkan ZOOM adalah kemampuan kamera pengawas yang bisa memperbesar gambar hingga berkali lipat. Kamera ini bisa berputar secara otomatis ataupun manual dengan bantuan controller.

Bullet Camera

Kamera Bullet

Jenis CCTV yang ini mungkin sudah sering kamu lihat di tempat-tempat umum. Dalam penggunaannya, kamera ini dapat digunakan di luar ruangan ataupun di dalam ruangan. Keunggulan yang dimiliki jenis kamera ini merupakan dapat tahan terhadap air. Umumnya, bullet camera banyak dipasang di dinding ataupun langit-langit rumah. Jenis kamera ini tidak di desain dengan adanya tilt, pan atau zoom. Karena pada dasarnya, kamera pengawas ini digunakan untuk menangkan obyek pada arah yang tidak berubah atau tetap.

 

Box Camera

Kamera CCTV Box

Jenis kamera CCTV ini memiliki kemampuan zoom yang sangat bagus. Penempatannya sendiri biasanya akan dipasang di bidang yang vertikal. Kekurangan yang dimiliki jenis kamera ini merupakan sangat membutuhkan pencahayaan agar bisa menangkan suatu obyek dengan baik dan jelas. Keunggulannya memakai infrared dengan tambahan beberapa alat yang mengoptimalkan kinerjanya. Kinerja kamera ini akan menjadi lebih unggul apabila ada housing kamera.

Dome Camera

Dome Camera

 

Di beri nama dome karena mempunyai bentuk yang hampir sama dengan bentuk kubah. Tujuan dari bentuk kamera ini sendiri agar arah kamera tidak terdeteksi namun terlihat oleh mata. Jenis Dome kamera yang banyak dijual di pasaran adalah fix camera, yaitu kamera yang sistem kerjanya hanya dapat mengarah ke satu arah saja. Di pasaran, tidak sedikit dome kamera yang dapat diputar dengan cepat atau yang dikenal dengan nama speed dome.

Komponen CCTV PTZ Camera (Pan, Tilt, Zoom) – Pan Tilt Zomm singaktan dari PTZ merupakan camera CCTV yang dapat bergerak ke arah kanan dan kiri, naik turun, dan bisa melakukan fungsi zoom. PTZ camera terbagi menjadi 2 kategori, yaitu konvesional dan telemetry receiver, terdapat perbedaan dalam 2 kategori PTZ camera. Perbedaannya terletak pada kabel yang di gunakan, sistem konvesional memerulakan sedikitnya 10 pegantar (kabel isi), sedangakan telemetry receiver hanyan membutuhkan kabel isi hanya 2 saja.

Baca juag: Komponen Instalasi Kamera CCTV

Pada sistem konvensional, untuk mengontrol camera diperlukan PTZ Controller. Controller ini memiliki dua jenis tegangan output, yaitu DC12V untuk lensa dan AC24V atau 220V untuk motor. Pada bagian tengahnya terdapat knop potensiometer yang bertuliskan Lens Speed. Fungsinya untuk mengatur kecepatan Zoom, Focus dan Iris (kecuali untuk jenis Auto Iris). Pada speed max. gerakan zooming akan cepat, karena tegangan yang keluar adalah 12VDC. Pada kondisi speed min. gerakan zoom akan lambat dan halus, karena tegangan output dari controller berkurang. Adapun kecepatan gerakan motor sudah tidak dapat diatur lagi (factory standard). Cirebon CCTV – Saat ini PTZ konvensional masih cukup banyak dipakai di berbagai tempat, seperti di kawasan industri, bank, public area dan kantor pemerintahan. Sekalipun masih berfungsi, namun peralatannya kebanyakan sudah tergolong “kuno”.

Keuntungan dari sistem PTZ konvensional adalah:

– Pan tilt head (motor) memakai tegangan biasa, sehingga mudah dipahami.
– Harga peralatannya relatif murah.
– Analisa masalah di lapangan mudah dilakukan.
– Operator tidak memerlukan pengetahuan khusus dalam mengoperasikannya.

Sedangkan kekurangan dari sistem PTZ konvensional ini, diantaranya adalah:

– Memerlukan banyak penghantar -minimal kabel isi 10-, sehingga instalasinya lumayan berat.
– Tegangan 12VDC untuk lensa tidak bisa mencapai jarak jauh, umumnya di bawah 200m saja.
– Harga multicore cable (kabel isi banyak) untuk jarak jauh terbilang mahal.
– Bentuk motor dan housing-nya besar, sehingga tidak kompak dan terkesan ketinggalan jaman. 5. – Popularitasnya mulai tergeser oleh sistem Receiver dan Speed Dome Camera.

Manfaat CCTV Dalam Dunia Bisnis –  CCTV meruapakan singkatan dari Closed Circuit Television, sebuah perangkat kamera vidio digital yang di gunakan untuk mengirim sinyal menuju layar monitor yang berada di ruangan terntu.

Dalam memasang CCTV memiliki tujuan yang dapat melihat situasi dan kondisi tempat tertentu, sehingga dapat melihat peristiwa yang sedang terjadi. Dalam hal tersebut dapat menjadi salah satu bukti jika terdapat kesalahan yang di lakukan.

Baca juga: Memahami Istilah Vandalproof Dalam Kamera CCTV

Dalam perkembangan CCTV, hal tersebut dapat memberikan manfaat pada perusahaan untuk memantau sistem keamanan perusahaan dan kinerja keraja karayawan.
Nah ini dia gaes beberapa manfaat CCTV dalam dunia bisnis.

Memantau kegiatan karyawan

CCTV tentu saja sangat mumpuni untuk memantau dan mengawasi kemungkinan semua kegiatan yang kita kerjakan untuk kepentingan umum maupun pribadi, tanpa menyalahgunakan CCTV untuk hal-hal yang menyalahi aturan. Jika digunakan dalam bisnis atau perusahaan, akan sangat berguna untuk kepentingan mengawasi dan memantau produktivitas karyawan disemua bagian.
Penggunaan CCTV akan mampu memastikan bahwa karyawan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara penuh. Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan ketidak produktifan dari karyawan bisa dicegah dengan memberikan arahan kepada karyawan.

Menjaga aset perusahaan

Aset bisnis atau perusahaan merupakan komponen yang sangat penting, baik yang berukuran kecil hingga besar. Dengan aset inilah perusahaan dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Aset sendiri terdiri aset yang berwujud dan tidak berwujud. Seperti, gedung, mobil, hak cipta, kas, merek dagang, dan lainnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, sebuah bisnis masa depan tidak harus memiliki aset untuk tetap bertahan. Dengan memanfaatkan situs e-commerce dan layanan transportasi online, para pelaku bisnis memiliki peluang untuk tumbuh dan perkembang dengan pesat pula.

Meskipun begitu bagi pelaku bisnis, menjaga aset yang dimiliki sekarang ini menjadi begitu krusial. Aset bisa saja rusak bahkan hilang, baik dari faktor dalam maupun luar yang bisa membahayakan bahkan mengancam keberlangsungan bisnis itu sendiri. Untuk itu diperlukan pencegahan sedini mungkin dengan memanfaatkan teknologi, yakni dengan penggunaan CCTV. Adanya CCTV akan memudahkan kita dalam memantau aset kita dari tindak kejahatan atau kriminal. Sehingga aset kita akan tetap aman.

Meningkatkan keamanan

Sejak pertama kali diluncurkan ke ranah publik, fungsi utama dari CCTV adalah untuk meningkatkan keamanan. Keamanan yang dimaksud disini erat kaitannya dengan pencegahan terhadap tindak atau aksi kejahatan dan kriminal. Khususnya bagi Anda pemilik usaha atau bisnis sangat dianjurkan untuk penggunaan CCTV demi tercapainya kenyamanan dan keamanan dalam bisnis Anda.

CCTV mampu menampilkan sekaligus merekam video secara langsung atau live. Artinya, gambar yang di ambil oleh CCTV atau kamera pengintai yang ditampilkan melalui monitor merupakan kejadian yang sedang berlangsung.
Saat sedang terjadi tindak kejahatan atau kriminal di tempat yang dipasangi CCTV baik ketika kita sedang memantau langsung maupun tidak, maka otomatis akan terekam dan tersimpan, sehingga hasil rekaman bisa digunakan sebagai barang bukti laporan kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.

Daftar CCTV Tercanggih Di Dunia – Saat ini CCTV sudah tidak asing lagi keberadaan di sekitar kita. Di tempat-tempat umum telah banyak di pasang CCTV untuk menggetahui berbagai macam hal yang terjadi. Tidak sedikut pula masyarakat yang banyak memasang CCTV di sekitar daerah rumahnya. Masyarakat telah sadar dengan manfaat penggunaaan kamera CCTV.

Permintaan kamera CCTV yang semakin meningkat di imbangi juga perkembangan kamere CCTV yang cukup pesat. Sudah banyak perusahaan CCTV yang berbagi inovasi dalam perkembagan kebutuhan pasar. Sederetan CCTV canggih juga telah di ciptakan untuk mengatasi berbagai masalah yang biasa di alami oleh orang-orang. Berikut merupakan CCTV yang tercanggih di dunia.

Baca juga:

Motion Track Web Camera

Motion Track Web Camera

Kamera ini memiliki fitur motion tracking atau dapat mengikuti gerak benda. Teknologi yang ada pada motion track web camera menjadikannya sangat memungkinkan untuk dijadikan kamera pengintai. Teknologi yang dipasang memungkinkan kamera untuk mengikuti pergerakan seseorang ataupun benda. Kamera ini dapat mengirim email kepada pengguna untuk memberitahukan adanya seseorang dalam ruangan. Anda juga dapat melihat situasi di dalam ruangan melalui perangkat digital anda. Tidak peduli dimanapun anda, namun komputer yang terhubung dengan kamera ini harus selalu menyala. Kamera ini dapat bergerak 180° untuk berputar ke kanan dan kiri serta 60° untuk bergerak ke atas.Teknologi yang dimiliki motion track web camera sangat canggih, namun harga yang dibaderol untuk satu unit hanya sekitar US$ 89,95.

Smart IP Camera

Smart IP Camera

Teknologi yang ada pada Smart IP Camera dengan resolusi 4K Full HD yang memiliki banyak kemampuan canggih, mulai dari mendeteksi jenis kelamin hingga plat nomor kendaraan. Kamera ini dilengkapi dengan teknologi face analyst, yang mana mampu membedakan orang yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Fitur yang dimiliki juga mampu memperkirakan usia orang tersebut, sehingga ciri-ciri fisik seseorang dapat dikehui dengan lebih lengkap. Kamera ini juga memiliki fitur Licence Plate Recognition, sehingga memiliki kemampuan untuk membaca plat nomor kendaraan.Kamera ini dapat mengetahui informasi mengenai nomor polisi kendaraan yang ditangkap meskipun laju kendaraan mencapai 200 kilometer perjam.

Jenis Kamera CCTV Dan Fungsinya – Sekarang telah semakin berkembangnya jaman, banyak orang telah menggunakan di sekitar lingkungannya, mau itu di dalam rumah,halaman ruah, tempat usaha, dan di jalanan. Karna dalam memasang CCTV dapat melihat rekaman sebagai bukti di mana bila terjadi kejahatan, kemalingan dan kecelakaan yang tidak di inginkan.

Untuk mendapatkan CCTV bukan lah hal yang rumit, karna sekarang sudah banyak usahan yang menjual CCTV. Namu di pasaran CCTV banyak di jual dengan berbagai jenis, sebab harganya yang relatif tidak terlalu mahal dan cukup banyak di padukan dengan pandangan terhadap ruangan. Berikut mengenai beberapa jenis kamera CCTV dan fungsinya:

Baca juga

Komponen Instalasi Kamera CCTV

Kamera CCTV PTZ

Kamera CCTV PTZ

 

 

Yang di maksud dengan PTZ adalah singkatan dari PAN TILT ZOOM. PAN adalah kemampuan kamera untuk bergerak ke kiri dan ke kanan, TILT adalah kemampuan kamera untuk bergerak ke atas dan kebawah, sedangkan ZOOM adalah kemampuan kamera untuk memperbesar gambar hingga beberapa kali lipat. Biasanya kamera jenis ini digunakan untuk memantau suatu wilayah dengan jangkauan yang luas seperti di Bandara atau area parkir outdoor dan lapangan misalnya. Jenis kamera ini mempermudah pengawas cctv dalam memonitor areanya hanya dengan menggunakan 1 kamera, karena kamera PTZ ini bisa di set untuk memutar secara otomatis atau di kendalikan secara manual melalui controller.

Kamera CCTV Bullet

Kamera CCTV Bullet

Bullet camera ini dari segi lensa tidak jauh berbeda dengan dome, hanya bentuknya saja yang berbeda, biasanya lebih banyak di posisikan di luar ruangan ketimbang di dalam. Jenis kamera ini karena bisa juga di pasang di luar ruangan memiliki kelebihan tahan air. Bullet kamera dipasang di dinding atau langit-langit, kamera jenis ini merupakan kamera tipe fix dengan tujuan menangkap gambar dari area yang tetap terus menerus dan tidak dirancang untuk memiliki pan / tilt / zoom control, meskipun bisa saja dengan menggunakan alat tambahan.

Kamera CCTV Box

Kamera CCTV Box

Kelebihan dari kamera jenis ini adalah lensanya memiliki kemampuan ZOOM, biasa di posisikan pada pada bidang vertikal, kekurangannnya adalah kamera jenis ini membutuhkan pencahayaan yang cukup agar dapat menangkap gambar dengan jelas atau dapat menggunakan infrared dengan alat tambahan dan akan lebih baik lagi apabila box camera dilengkapi dengan housing kamera apabila di posisikan di luar atau dalam jangkauan tangan.

 

Kamera CCTV Wireless

Kamera CCTV Wireless

Kamera jenis ini include wireless di dalamnya, bisa langsung di konfigurasi dan dikonekan ke jaringan Internet via Wifi, setelah itu selesai, video bisa langsung di akses, tapi tidak semua kamera CCTV wireless ini berbasis IP , ada beberapa dari jenis kamera ini bisa juga menggunakan model alternatif lain dalam transmisi data.

Kamera CCTV HD (High Definition)

Kamera CCTV HD (High Definition)

Dalam hal bentuk, kamera ini bisa berupa apa saja baik itu camera indoor maupun outdoor, yang dimaksud HD disini lebih kepada kualitas gambar dari kamera tersebut. Tentu saja kamera dengan spesifikasi HD, kualitas gambarnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Komponen Instalasi Kamera CCTV – Sistem konvensional dengan VCR(Video Cassete Recorder) pada awalnya gambar dari kamera CCTV hanya dikirim melalui kabel ke sebuah ruang monitor tertentu dan dibutuhkan pengawasan secara langsung oleh operator/petugas keamanan dengan resolusi gambar yang masih rendah yaitu 1 image per 12,8 seconds.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, banyak kamera CCTV yang menggunakan sistem teknologi yang modern. Sistem kamera CCTV digital saat ini dapat dioperasikan maupun di kontrol melalui Personal Komputer atau Telephone genggam, serta dapat domonitor dari mana saja dan kapan saja selama komunikasi dengan internet maupun akses GPRS.

Pembuatan sistem CCTV sangat sederhana bila sebelumnya anda memiliki peralatan, bahan, dan panduan pembuatannya. Berikut ini akan disajikan perasalan atau meterial yang diperlukan dalam pembuatan CCTV.

  1. BNC (Bayonet Neill Concelman) connector adalah tipe konektor RF yang pada umumnya dipasang pada ujung kabel coaxial, sebagai penghubung dengan kamera CCTV dan alat perekam (DVR) maupun secara langsung ke monitor CCTV.
  2. Kabel Coaxial merupakan sebuah jenis kabel yang biasa digunakan untuk mengirimkan sinyal video dari kamera CCTV ke monitor. Ada beberapa tipe kabel coaxial yaitu : RG-59, RG-6 dan RG-11. Penggolongannya berdasarkan diameter kabel dan jarak maksimum yang direkomendasikan.
  3. Peralatan Crimp kabel coaxial digunakan sebagai alat bantu untuk memasang konektor BNC pada kabel coaxial.
  4. Kabel Power digunakan untuk memasok tegangan AC (searah) 220 V ke adaptor atau power supply kamera CCTV. Biasanya tipe kabel power yang digunakan adalah NYA (2×1,5mm) maupun NYM (3×2,5mm). Instalasi kabel power ini sebaiknya juga menggunakan pipa high impact conduit.
  5. Adaptor dan power supply merupakan perangkat yang menyuplai tegangan kerja ke kamera CCTV, pada umumnya tegangan yang digunakan yaitu 12 Volt DC. Namun adapula yang menggunakan tegangan 24 Volt (AC) maupun 24 Volt (DC). Hal ini tergantung pada jenis atau tipe kamera yang digunakan.
  6. DVR (Digital Video Recorder) adalah sebuah media penyimpan hasil rekaman video yang telah terpantau oleh kamera CCTV. Besar kecilnya kapasitas penyimpanan hasil rekaman tergantung pada harddisk yang terpasang (pada umumnya 160 Gygabyte, namun adapula yang diupgrade hingga 1 Terabyte). Hasil rekaman video tersebut ada yang berformat QCIF, MPEG-4 dan avi. Dan biasanya input DVR terdiri dari 4, 8, 16 dan 32 channel kamera.
  7. Monitor CCTV ada yang masih menggunakan tabung CRT dan adapula yang menggunakan LCD. Monitor tersebut dapat menampilkan keseluruhan gambar dari kamera sesuai inputan ke DVR maupun Multiplexser. Tampilan kamera-kamera dapat dilihat pada monitor dengan pembagian yang berbeda (satu tampilan kamera, matrik 2×2, matrik 3×3 dan matrik 4×4).Setelah anda mengetahui peralatan atau material yang telah disebutkan, di bawah ini merupakan gambaran sistemnya.

Pengertian IP Camera – IP camera merupakan jenis kamera video digital yang dapat digunakan untuk memantau keamanan secara langsung menggunakan internet dan dapat menyimpannya. Meskipun webcam juga dapat melakukan hal yang sama, namun istilah ”IP Camera” atau “Network Kamera” umumnya hanya dipergunakan untuk media pengawasan keamanan. IP Kamera pertama kalinya digunakan pada tahun 1996.

Kelebihan IP Camera

Keuntungan dari penggunaan IP camera ialah biayanya yang relatif sedikit. IP Camera ini berukuran kecil dan dapat tekoneksi dengan Wi-Fi Anda serta penggunaanya untuk keamanan sehingg dapat mencegah tindakan kriminal atau sebagai bukti jika terjadi sesuatu.

IP Camera dengan tipe terbaru dapat menangkap gambar sesuatu yang bergerak di depan mereka dan langsung mengirimkan notifikasi ke email Anda. IP Camera juga dapat di setting untuk merekam video. Dengan rekaman tersebut, jika ada tindakan kriminal maka akan sangat terlambat untuk pencuri tersebut mematikan kamera karena sudah terekam dan dikirim melalui email. Anda juga dapat menggunakan sticker yang menandakan adanya cctv agar mencegah tindakan kriminal.

Kelebihan IP Camera yang paling menarik ialah Anda dapat mengontrolnya dengan menggunakan aplikasi yang disatukan dengan smartphone login langsung ke kamera secara live melalui internet menggunakan aplikasi yang di disediakan produsen. Sehingga anda dapat memantaunya dimana saja dan kapan saja walaupun anda tidak berada disana.

ip camera

Macam-Macam IP Camera

IP camera terpusat : jenis IP Camera ini memerlukan pusat Network Video Recorder (NVR) agar dapat merekam video dan manajemen alarm.

IP camera desentralisasi : jenis IP kamera CCTV ini tidak memerlukan pusat NVR karena dapat menggunakan media SD Card, NAS (Network Attached Atorage), komputer atau server.

Latar Belakang dan Sejarah IP Camera

Kamera IP terpusat pertama kali dirilis pada tahun 1996 oleh Axis Communications dan dikembangkan oleh Martin Gren dan Carl-Axel Alm. IP Camera tersebut diberi nama Axis NetEye 200 dengan menggunakan web server kustom internal pada kamera. Pada akhir tahun 1999, Linux pertama kalinya digunakan untuk mengoperasikan IP kamera itu. Axis juga mengembangkannya dengan API tingkat rendah yang disebut “VAPIX”, serta dikoneksikan pada HTTP standar terbuka dan RTSP. Arsitektur terbuka ini ditujukan untuk mendapatkan pengembang dari aplikasi pihak ketiga agar menciptakan software yang kompatible untuk merekam video.

IP Camera desentralisasi yang pertama dirilis pada tahun 1999 oleh Mobotix dikombinasikan dengan sistem Linux. Sistem kamera ini tidak menggunakan lisensi software untuk dapat mengatur perekaman video serta alarmnya. Kamera IP pertama dengan analisis konten video onboard (VCA) dirilis pada tahun 2005 oleh Intellio. Kamera CCTV ini dapat mendeteksi banyak event yang berbeda, contohnya jika sesuatu barang dicuri atau dipindahkan letaknya, seseorang memasuki daerah tertentu, atau sebuah mobil yang bergerak ke arah yang berlawanan. Kamera IP tersedia dari resolusi 0,3 (VGA) hingga 29 megapiksel. Saat ini telah banyak digunakan IP kamera dengan resolusi video HD (high-definition) 720p dan 1080i dengan format widescreen 16 : 9.

Standar IP Camera

CCTV Analog menggunakan format siaran televisi seperti Common Intermediate Format (CIF), NTSC, PAL, dan SECAM. Setiap kamera IP dapat memiliki fitur dan fungsi, skema encoding video kompresi, protokol jaringan yang tersedia, dan API yang berbeda. Untuk mengatasi masalah standarisasi IP kamera ini dibentuklah dua institusi yaitu ONVIF dan PSIA. Psia didirikan oleh 20 anggota perusahaan seperti Honeywell, GE dan Cisco. Sedangkan ONVIF didirikan oleh Axis Communications, Bosch dan Sony.