Mengenal Teknologi CCTV dan DVR

Mengenal Teknologi CCTV dan DVR

Mengenal Teknologi CCTV dan DVR – CCTV (Closed Circuit Television) merupakan sebuah alat pengintai yang biasa di gunakan pada wilayah tertentu yang berada di rumah, perusahaan, jalan raya dan lain-lainnya. CCTV tidak seperti TV umunya, namun CCTV di tarnsmisikan hanya menuju tempat yang terntu dan tertutup. Penggunaan CCTV biasanya di padukan dengan perangkat DVR (Digital Viddeo Recorder) yang memiliki fungsi sebagai menyimpan hasil rekaman yang di ambil dari CCTV itu sendiri.

Baca juga:
Mengenal HD-TVI

Manfaat CCTV

– Pencegahan tindak kriminal
Melalui pengawasan lewat CCTV,security bisa memantau area yang luas dengan lebih mudah dan ketika akan ada tindak kejahatan maka lebih cepat terpantau untuk dilakukan tindakan.

– Pengawasan proses (Industri)
CCTV luas digunakan dalam dunia industri untuk mengawasi proses produksi, terutama pengawasan di bagian yang berbahaya akan radiasi dan bahan kimia . dengan bantuan cctv proses bisa dilihat melalui pantauan CCTV.

– Pengawasan Lalulintas
Pengawasan lalulintas di jalan yang begitu panjang dan luas akan memakan waktu dan resource jika dilakukan secara manual, dengan bantuan cctv area yang luas bisa dimonitor dengan mudah di ruang controll.

– Broadcast Live Event
CCTV kerap digunakan juga untuk broadcast event di dalam gedung dan merelai nya untuk ditampilkan di luat gedung atau layar stadion yang besar.

– Pengumpulan data statistik
Penggunaan cctv bukan hanya untuk pengawasan tetapi bisa dipadukan dengan sistem komputer dan berfungsi sebagai sensor untuk menghiitung jumlah orang yang lalulalang dan mengukur tingkat keramaian disuatu tempat.

– Pengawasan Karyawan ,siswa property dan Rumah
Sebagai tindakan pencegahan dan memudahkan pengawasan atas aset dan karyawan,biasanya CCTV dipasang pada rumah,kantor,rumahsakit,pabrik dll .

– Tindak Kejahatan (Penjahat mengugnakan CCTV)
Bukan hanya untuk kebaikan,cctv sering digunakan oleh kriminal untuk mendapatkan informasi dari korban nya. seperti pemasangan kamera tersembunyi pada mesin ATM untuk mendapatkan PIN dari karu atm yang di skim.

Teknologi DVR (Digital Video Recorder)

DVR atau Digital Video Recorder merupakan perangkat elektronik yang memiliki fungsi sebagai merekam vidio dalam format digital dengan menggunakan media penimpan berupa HDD, SSD, SD, USB Flash Drive atau NAS.

Teknologi DVR (Digital Video Recorder) memiliki 2 jenis yang ada di jual pada pasaran, antara lain:

1. PC Card DVR

PC Card DVR merupakan perangkat DVR yang berbentuk PCI/PCIE-E Card dan tidak bisa bekerja sendiri dan harus di pasang pada komputer terlebih dahulu agar dapat bekerja. PC Card DVR berbentuk seperti VGA card pada komputer, perlu installasi driver sebelum dapat di gunakan.

Kelebihan dari PC Card DVR:
-Kaya akan fitur dan customisasi secara luas
-Bisa untuk kamera dengan kabel coaxial dan IP camera
-Dukungan Update cepat dari vendor
-Kompatibilitas luas
-Mudah untuk menambah kapasitas storage
-Mudah untuk UpgradeKekurangan PC Card DVR
-Perlu perawatan extra (Jika kepanasan cepat rusak)
-Perlu install driver dan konfogurasi yang agak rumit ketika install di PC
-Rentan akan serangan malware (karena numpang di siste operasi PC)

2. Standalone DVR

Standalone DVR merupakan perangkat yang di desain hanya untuk merekam vidio DVR yang dapat bekerja secara independen tanpa harus di pasangkan pada perangkat lain sperti komputer. Perangkat DVR standlone ini biasanya berbentuk seperti DVD player dengan berbagai port vidio di belakangnya. Stand alone DVR di lengkapi dengan media storage berupa HDD/SSD dan bisa menggunakan NAS sebagai media stroge.

Kelebihan Standalone DVR
-Dirancang untuk bekerja 24/7 sehingga tahan akan kondisi buruk (Panas)
-Harga Murah ,bentuk simple,portable dan mudah dalam penginstallan
-Tidak perlu perawatan seperti Update dan mudah digunakan
-Mudah untuk diganti /Upgrade dengan setting yang sederhanaKekurangan Standalone DVR
-Fitur Terbatas
-Firmware Tidakbisa /Susah Diupdate
-Jika ada bagian yang rusak, maka harus diganti secara keseluruhan
-Masalah kompatibilitas dengan perangkat lain (susah diintegrasikan dengan teknologi lain)
-Terbatas akan media storage, karena port yang disediakan terbatas

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*