Mengapa Kapasitas Harddisk Kamera CCTV Cepat penuh?

Mengapa Kapasitas Harddisk Kamera CCTV Cepat penuh? – Rasanya sebal, baru beli harddisk sekitar 3 bulan yang lalu untuk CCTV tapi kapasitas sudah penuh. Padahal kapasitas yang ditawarkan adalah 1 TeraBytes (1 TB). Kapasitas tersebut secara teori dapat menyimpan hingga sekitar 300 jam video kualitas terbaik, namun kok belum beberapa minggu kapasitasnya sudah penuh? Apa saya kena tipu sama penjualnya?

Mungkin kejadian ini banyak terjadi pada beberapa pengguna yang mempunyai kamera pengawas atau Surveillance Camera, dan cukup banyak pertanyaan ini muncul kepada kami. Mungkin penjelasan melalui telepon setidaknya masih kurang jelas, sehingga kami membuat artikel ini untuk Anda agar semakin mengerti mengapa harddisk menjadi cepat penuh.

Pada dasarnya ada 3 faktor utama yang menyebabkan harddisk menjadi cepat penuh yaitu :

  • Gelap / Terangnya gambar,
  • Resolusi lensa,
  • dan seberapa aktif aktivitas dari ruangan yang diawasi kamera cctv.

Mari kita coba jabarkan satu persatu.

Gelap / Terangnya Gambar

Mengenai Gelap / Terangnya Gambar, mungkin kita sering melihat pada video CCTV yang ditampilkan di suatu program acara televisi menampilkan gambar yang berkesan hitam-putih (grayscale). Padahal, jaman sekarang hampir semua CCTV adalah berwarna, namun kenapa banyak orang pilih kamera pengawas yang gambarnya hitam-putih? Mungkin ini menjadi pertanyaan.

Kami beranggapan bahwa orang-orang yang memiliki CCTV tersebut memang sengaja membuat kamera pengawasnya menjadi hitam-putih, bukan tanpa alasan tapi karena hitam-putih yang berkesan klasik tersebut lebih irit memory dibandingkan gambar yang kaya akan warna. Oleh sebab itu, untuk lebih meng-irit­­-kan kapasitas penyimpanan, mereka men­yetel kamera dengan modus grayscale (hitam-putih).

Untuk contoh konkritnya, silakan perhatikan tiga buah gambar dibawah ini.

Gambar 1 : Candi borobudur yang kaya akan warna

Gambar 2 : Landscape Candi Borobudur yang diambil dengan kekurangan cahaya.

Gambar 3 : Gambar Candi Borobudur yang diambil dengan modus Grayscale.

Ya ketiga gambar tersebut adalah gambar candi borobudur dengan tiga pilihan gambar (kaya warna, kekurangan cahaya, dan modus grayscale (hitam – putih).

Tapi tahukah Anda, bahwa gambar yang paling hemat ukuran filenya adalah gambar nomor 3 (tiga)? Gambar tersebut hanya memiliki warna hitam, putih dan abu-abu. Tanpa ada warna lain, silakan coba SAVE AS ketiga gambar tersebut untuk membuktikannya.

*Menurut Catatan kami, berturut-turut ukuran gambar ketiganya sebagai berikut :

  • Gambar 1 (kaya warna) = 37 KB.
  • Gambar 2 (kurang cahaya) = 31 KB.
  • Gambar 3 (hitam-putih) = 27 KB.

Jadi dengan menggunakan tampilan hitam-putih membuat rekaman CCTV menjadi hemat memory dan tidak memboroskan kapasitas harddisk / tempat penyimpanan.

Resolusi Lensa

Tidak hanya pemilihan modus gambar yang menjadi tolak ukur hemat tidaknya penggunaan memory pada suatu media penyimpanan, sebab resolusi lensa juga menjadi penyebabnya.

Resolusi lensa CCTV biasanya diatur dengan ukuran sebagai berikut HD (1920 x 1080 pixel), HD720p (1280 x 720 pixel), 960H (960 x 576 pixel) itu biasanya tercantum pada spesifikasi CCTV digital, adalagi resolusi CCTV analog yang biasanya berukuran TVL (Television Lines) yaitu menyatakan jumlah dan seberapa rapat garis horisontal yang dapat dihasilkan suatu CCTV analog di layar televisi. Maksimal resolusi yang diketahui tersedia di pasaran CCTV Analog adalah 700 TVL.

Untuk pemahamannya, mungkin kita akan berandai. Kamera 20 Megapixel tentu menghasilkan gambar dengan detail lebih baik dan lebih tajam dibandingkan kamera 5 MegaPixel. Betul? Oleh karena itu, karena menghasilkan gambar yang lebih sempurna maka hasil gambar dari kamera 20 Megapixel jauh lebih besar dibanding kamera 5 MegaPixel. Mohon maaf kami tidak bisa memberikan hasil foto 20 MegaPixel di halaman web ini karena akan memberat loading browser ke artikel ini. Tapi setidaknya Anda sudah paham akan hal ini.

Aktivitas dari Ruangan yang Diawasi Kamera CCTV

Kamera CCTV yang terhubung dengan DVR (Digital Video Recorder) untuk CCTV Analog atau NVR (Network Video Recorder) untuk IP Camera akan diberikan sistem sensor gerak. Sensor gerak ini berfungsi agar kedua perangkat tersebut dapat otomatis merekam situasi ruangan ketika terdapat aktivitas (gerakan) pada sekitar area yang diawasi.

Semakin aktif (banyak aktivitas) pada ruangan yang diawasi kamera CCTV, maka DVR atau NVR akan makin sering merekam citra / gambar ruangan tersebut. Hal inilah yang terjadi pada supermarket, karena banyaknya aktivitas (gerakan pembeli memilih barang) maka DVR atau NVR terus menyimpan citra yang diambil CCTV untuk disimpan pada Harddisk. Otomatis harddisk menjadi cepat penuh.

Kesimpulan

  • Ada 3 (tiga) hal yang menjadi faktor mengapa harddisk cepat penuh. Yaitu : resolusi lensa, gelap terangnya gambar, dan seberapa aktif ruangan yang diawasi kamera CCTV.
  • Gambar gelap dan hitam putih lebih irit memory / kapasitas penyimpanan dibanding gambar yang kaya warna.
  • Baik CCTV Digital / IP Camera serta CCTV Analog, semakin tinggi resolusinya maka semakin besar ukuran size dari gambar yang telah direkam.
  • Resolusi lensa CCTV digital / IP Camera yang tercantum pada spesifikasi umumnya adalah HD (1920 x 1080 pixel), HD720p (1280 x 720 pixel), 960H (960 x 576 pixel) dan lain sebagainya.
  • Resolusi lensa CCTV analog umumnya dalam satuan TVL (Television Lines) / garis TV, garis TV dihitung berdasarkan seberapa banyak jumlah garis horizontal dan seberapa rapat garis tersebut yang ditampilkan pada suatu televisi.
  • Semakin aktif aktivitas di suatu ruangan, maka alat perekam DVR / NVR akan semakin sering menyimpan citra ke dalam harddisk. Ini yang membuat kapasitasnya cepat penuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*