Jenis Lensa Pada CCTV

Varifocal Lensa

Jenis Lensa Pada CCTV – Kualitas hasil tangkapan gambar/rekaman CCTV di tentukan oleh lensa CCTV. Lensa memiliki peran di dalam kamera CCTV sebagai untuk memfokuskan gambar agar tepat mengenai sendsor. Jika pemfokusan lensa CCTV tidak tepat, maka gambar atau rekaman akan menajadi blur atau buram. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab faktor untuk menghasikan gambar yang terlihat bagus.

Baca juga: Definisi CCTV dan Alat-alat Pendukungnya 

Lensa pada kamera CCTB sendiri memiliki beberapa jenis, berikut jenis lensa pada kamera CCTV.

1. Fixed Lens

Fixed Lens

 

Seperti namanya, Fixed = Tetap / Permanen, Lensa Fixed untuk kamera cctvFixed Lens ini sendiri mempunyai arti bahwa nilai f (Focal Length) tetap atau tidak berubah. Jika suatu lensa dituliskan seperti ini : f = 3.6 mm / f = 6 mm / f = 8 mm / f = 12 mm artinya bahwa jarak titik fokus lensa hanya seperti yang disebutkan. Untuk memudahkan pemahaman, jika nilai f-nya kecil maka sebuah objek akan terlihat jauh. Namun jika nilai f-nya semakin besar, objek yang jauh terlihat dekat. Kelemahan pada fixed lens adalah karena nilai f­-nya tetap, maka saat ingin mengubah nilai f pada lensanya, pengguna diharuskan mengganti dengan lensa yang nilai f­-nya berbeda (copot lensa).

2. Varifocal Lensa

Varifocal Lensa

 

Berbeda dengan Fixed Lens yang mempunyai nilai f yang Lensa varifocal yang dapat diatur nilai f titik fokus lensanya dengan menggeser secara manual untuk cctvtetap maka pada Varifocal Lens, nilai f-nya dapat diatur oleh penggunanya. Cukup dengan memutar bagian leher lensa, maka nilai f (jarak titik fokus lensa) berubah. Varifocal Lens sendiri merupakan kepanjangan dari Variabel Focal Length Lens. Yang artinya kurang lebih adlah jarak titik fokus lensanya dapat diatur sesuai keinginan pengguna. Umumnya varifocal length memiliki nilai seperti : f = 4 – 9 mm.

3. Zoom Lens

Zoom Lens

 

Kelemahan dari Varifocal Lens adalah jangkauan dari nilai f-nya kecil, zoom lens untuk cctv merek samsungsehingga tidak dapat digolongkan sebagai zoom lens. Karena syarat untuk mendapatkan 1x Zoom adalah jika nilai f-nya adalah selisih 10 mm. Contoh 1x optical zoom dengan nilai f = 8 – 18 mm. Contoh ini digolongkan memiliki Optical Zoom 1x. Untuk melakukan perubahan perbesaran titik fokus, lensa ini menggunakan semacam motor. Sehingga terkadang disebut sebagai Motorized zoom lens. Besaran nilai f-nya sendiri terkadang tercantum sebagai f = 6 – 60 mm, yang artinya memiliki optical zoom sebanyak 10x.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*